Minggu, 28 Februari 2010

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KEHIDUPAN DI MASA KINI

Pada tugas kali ini mengangkat tema globalisasi. Disini saya mengambil judul “Dampak globalisasi terhadap kehidupan di masa kini”. Untuk itu kita perlu tau apa sih arti dari globalisasi itu????
Globalisasi berasal dari kata “ global “ yang berarti meliputi seluruh dunia. Jadi globalisasi berarti proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Globalisasi adalah sebuah perubahan sosial berupa bertambahnya keterkaitan diantara elemen-elemen yang terjadi akibat perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan ekonomi internasional.
Ciri-ciri globalisasi adalah Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan. Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.
Dampak globalisasi ada dua macam yaitu dampak globalisasi positif dan dampak globalisasi negatif.
Dampak positif Globalisasi :
1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
2. Mudah melakukan komunikasi.
3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ).
4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran.
5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri.
6. Mudah memenuhi kebutuhan.
Dampak negatif Globalisasi:
1. Informasi yang tidak tersaring.
2. Perilaku konsumtif.
3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit.
4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk.
5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat.
Dilihat dari dampak-dampak diatas globalisasi mempunyai pengaruh yang sangat luar biasa bagi kehidupan di masa sekarang. Globalisasi mempunyai dampak yang positif dan negative. Dampak-dampak diatas mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk itu kita perlu tahu dan mengetahui bagaimana cara menyikapinya. Globalisasi memang sangat penting dalam kehidupan ini tapi kita juga perlu waspada dalam menyikapinya.
Sumber:
http://mustofasmp2.wordpress.com/2008/12/31/pengertian-dan-ciri-ciri-globalisasi/

Minggu, 21 Februari 2010

Kebudayaan Daerah Sumatera Utara

Tema: Kebudayaan Daerah

Pada tugas kali ini akan membahas tentang kebudayaan daerah. Kebudayaan daerah yang akan saya bahas adalah kebudayaan daerah Sumatera Utara. Sumatera utara adalah sebuah provinsi yang terletak di pulau sumatera, Indonesia. Provinsi ini terdiri dari suku melayu, suku batak, suku nias, dan suku aceh. Disini kita akan intip sedikit kebudayaan tarian dari sumatera utara yaitu tari Tor-Tor. Yang pertama akan dibahas adalah tari Tor-Tor.
Tari to-tor adalah tarian yang gerakannya seirama dengan iringan musik (Margondang) yang dimainkan dengan alat-alat musik tradisional seperti gondang, suling, terompet batak, dan lain-lain. Menurut sejarahnya tari tor-tor digunakan dalam acara ritual yang berhubungan dengan roh, dimana roh tersebut dipanggil dan "masuk" ke patung-patung batu (merupakan simbol dari leluhur), lalu patung tersebut tersebut bergerak seperti menari akan tetapi gerakannya kaku. Gerakan tersebut meliputi gerakan kaki (jinjit-jinjit) dan gerakan tangan.
Jenis tari tor-tor pun berbeda-beda, ada yang dinamakan tortor Pangurason (tari pembersihan). Tari ini biasanya digelar pada saat pesta besar yang mana lebih dahulu dibersihkan tempat dan lokasi pesta sebelum pesta dimulai agar jauh dari mara bahaya dengan menggunakan jeruk purut. Ada juga tor-tor Sipitu Cawan (Tari tujuh cawan). Tari ini biasa digelar pada saat pengukuhan seorang raja, tari ini juga berasal dari 7 putri kayangan yang mandi disebuah telaga di puncak gunung pusuk buhit bersamaan dengan datangnya piso sipitu sasarung (Pisau tujuh sarung). Kemudian tor-tor Tunggal Panaluan merupakan suatu budaya ritual. Biasanya digelar apabila suatu desa dilanda musibah, maka tanggal panaluan ditarikan oleh para dukun untuk mendapat petunjuk solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab tongkat tunggal panaluan adalah perpaduan kesaktian Debata Natolu yaitu Banua Gijjang (Dunia Atas), Banua Tonga (Dunia Tengah) dan Banua Toru (Dunia bawah) Tor-Tor pada jaman sekarang untuk orang Batak tidak lagi hanya diasumsikan dengan dunia roh, tetapi menjadi sebuah seni karena Tor-Tor menjadi perangkat budaya dalam setiap kegiatan adat orang Batak.


Berikut adalah gambar-gambar gerakan tari Tor Tor



Tari tor tor merupakan kebudayaan dari daerah sumtera utara. Tarian ini sangat khas di daerah tersebut untuk itu kita patut melestarikan kebudayaan daerah masing-masing. Karena kalau bukan kita siapa lagi??? sebagai penerus generasi muda kita patut untuk melestarikannya.

Sumber: Cerita kebudayaan daerah; 1994
http://www.kidnesia.com

Sabtu, 13 Februari 2010

Mengapa aqu harus bangga sebagai bangsa indonesia???

Membaca tema diatas terfikir di benak saya banyak sekali hal-hal yang perlu dibanggakan terhadap bangsa ini…
Dalam tugas ini saya ingin mengaplikasikan dalam bentuk puisi untuk indonesia..

“ Luv My Country”

Indonesia…
Kau begitu indah
Pesona alam Mu begitu memukau
Terhampar sepanjang jagat raya

Indonesia…
Kau begitu ramah
Walaupun berbeda-beda suku adat istiadat
Kau tetap satu jua

Indonesia…
Kau begitu kaya
Kekayaan alam yang melimpah ruah
Terbentang dari sabang sampai marauke

Indonesia…
Dinegara ini aqu dilahirkan
Sudah 19 tahun aqu berpijak
Aqu bangga dengan bangsaqu bangsa indonesia…


Indonesia.... Pada mu ku baktikan semangatku sampai akhir dalam hidupku


Dengan keanekaragaman yang Bangsa Indonesia miliki dengan itu aku bangga padamu.

Jumat, 12 Februari 2010

“ Luv My Country”

Tema: Mengapa aqu harus bangga sebagai bangsa indonesia???

Membaca tema diatas terfikir di benak saya banyak sekali hal-hal yang perlu dibanggakan terhadap bangsa ini…
Dalam tugas ini saya ingin mengaplikasikan dalam bentuk puisi untuk indonesia..

“ Luv My Country”

Indonesia…
Kau begitu indah
Pesona alam Mu begitu memukau
Terhampar sepanjang jagat raya

Indonesia…
Kau begitu ramah
Walaupun berbeda-beda suku adat istiadat
Kau tetap satu jua

Indonesia…
Kau begitu kaya
Kekayaan alam yang melimpah ruah
Terbentang dari sabang sampai marauke

Indonesia…
Dinegara ini aqu dilahirkan
Sudah 19 tahun aqu berpijak
Aqu bangga dengan bangsaqu bangsa indonesia…


Indonesia.... Pada mu ku baktikan semangatku sampai akhir dalam hidupku


Dengan keanekaragaman yang Bangsa Indonesia miliki dengan itu aku bangga padamu.

Sabtu, 02 Januari 2010

Motor Listrik AC dan DC

Desrida Supriyaningsih
Teknik Industri, Universitas Gunadarma, Jakarta
Email : desy_rida@yahoo.com

Abstraksi: Paper ini berkaitan dengan motor listrik. Dasar-dasar pembelajaran motor listrik disini mnjelaskan tentang mekanisme kerja motor listrik, klasifikasi motor listrik, jenis-jenis motor listrik, keuntugan dan kekurangan dari motor listrik AC dan DC, jenis-jenis motor listrik AC dan DC.

Kata kunci: Motor listrik, Motor listrik AC dan DC, SAP Teknik Industri Gunadarma 2009 Teknik Tenaga Listrik.

I. Pendahuluan
Seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini, listrik pun termasuk kedalam kebutuhan pokok manusia untuk melakukan kegiatan sehari-sehari. Seperti yang telah kita ketahui bahwa energi listrik adalah enrgi yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Sebagai contoh adalah energi listrik yang digunakan pada motor listrik. Didalam motor listrik energi listrik diubah kedalam energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk memutar impeller pompa, fan atau bowler, menggerakkan kompresor. Selain itu digunakan juga pada peralatan listrik rumah tangga seperti mixer, bor listrik dan kipas angin. Tanpa energi listrik kita tidak dapat melakukan aktifitas di kehidupan kita dengan mudah. Sehingga kita memiliki rasa ingin tahu tentang listrik. Pada kesempatan ini akan dibahas beberapa materi tentang energi listrik untuk memberikan pengetahuan lebih tentang listrik didalam kehidupan kita.

II. Pengertian Motor Listrik
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik atau alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang disebut generator atau dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum digunakan dalam industri adalah motor industri asinkron, dengan dua standar global IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch). Dalam aplikasi aada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kilowatt (kW).
Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerja” nya industri, sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan 70% beban listrik total di industri.


Motor listrik AC dan DC

Gambar 1. motor listrik

III. Mekanisme Kerja Motor Listrik
• Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya.
• Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran atau loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
• Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar atau torsi untuk memutar kumparan.
• Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan.


1V. Jenis-Jenis Motor Listrik
Didalam pembahasan ini terdapat dua jenis utama motor listrik yaitu motor AC dan motor DC. Motor tersebut diklasifikasikan berdasarkan pasokan input, konstruksi, dan mekanisme operasi yang akan diperlihatkan dalam bagan dibawah ini:


V. Motor AC (arus bolak- balik).
Motor AC atau arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Motor listrik AC memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator" dan "rotor". Stator merupakan komponen listrik statis. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor. Keuntungan utama motor DC terhadap motor AC adalah bahwa kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan.Untuk mengatasi kerugian ini, motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekuensi variabel untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan dayanya.

VI. Jenis-Jenis Motor AC
Dalam pembahasan ini terdapat beberapa jenis jenis motor listrik AC diantaranya:
a. Motor Sinkron
Motor sinkron adalah motor AC yang bekerja pada kecepatan tetap pada sistem frekuensi tertentu. Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah, dan oleh karena itu motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor udara, perubahan frekuensi dan generator motor. Motor sinkron mampu untuk memperbaiki faktor daya sistim, sehingga sering digunakan pada sistim yang menggunakan banyak listrik.




Gambar 2. Motor Sinkron

Dari gambar diatas dapat dijelaskan komponen utama motor sinkron:
Rotor. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. Hal ini memungkinkan sebab medan magnet rotor tidak lagi terinduksi. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC-excited, yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya.
Rotor. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. Hal ini memungkinkan sebab medan magnit rotor tidak lagi terinduksi. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC-excited, yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya.
Stator. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekwensi yang dipasok.


Motor ini berputar pada kecepatan sinkron, yang diberikan oleh persamaan berikut:
Ns = 120 f / P
Dimana:
f = frekuensi dari pasokan frekwensi
P= jumlah kutub. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekuensi yang dipasok.

b. Motor induksi
Motor induksi merupakan motor arus bolak-balik (ac) yang paling luas digunakan. Penamaanya berasal dari kenyataan bahwa arus rotor motor ini bukan diperoleh dari sumber tertentu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magnetic field) yang dihasilkan oleh arus stator. Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC.

Motor listrik AC dan DC


Gambar 3. Motor Induksi

Komponen utama motor induksi
Motor induksi memiliki dua komponen utama yaitu:
• Rotor
Pada bagian rotor yang merupakan tempat kumparan rotor adalah bagian yang bergerak atau berputar. Ada dua jenis rotor dalam motor induksi yaitu: Rotor kandang tupai terdiri dari batang penghantar tebal yang dilekatkan dalam petak-petak slots paralel. Batang-batang tersebut diberi hubungan pendek pada kedua ujungnya dengan alat cincin hubungan pendek.Lingkaran rotor yang memiliki gulungan tiga fase, lapisan ganda dan terdistribusi. Dibuat melingkar sebanyak kutub stator. Tiga fase digulungi kawat pada bagian dalamnya dan ujung yang lainnya dihubungkan ke cincin kecil yang dipasang pada batang as dengan sikat yang menempel padanya.
• Stator
Pada bagian stator terdapat beberapa slot yang merupakan tempat kawat (konduktor) dari tiga kumparan dari tiga fasa yang disebut kumparan stator dan masing-masing kumparan mendapatkan suplai arus tiga fasa. Stator dibuat dari sejumlah stampings dengan slots untuk membawa gulungan tiga fase. Gulungan ini dilingkarkan untuk sejumlah kutub yang tertentu. Gulungan diberi spasi geometri sebesar 120 derajat .



Klasifikasi Motor Induksi
Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama:
• Motor induksi satu fase. Motor ini hanya memiliki satu gulungan stator beroperasi dengan pasokan daya satu fase, memiliki sebuah rotor kandang tupai, dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Sejauh ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah tangga, seperti kipas angin, mesin cuci dan pengering pakaian, dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp.
• Motor induksi tiga fase. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh pasokan tiga fase yang seimbang. Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang tinggi, dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki rotor kandang tupai); dan penyalaan sendiri. Diperkirakan bahwa sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini, sebagai contoh, pompa, kompresor, belt conveyor, jaringan listrik , dan grinder. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp.

Motor induksi banyak dipakai dalam kalangan industri, ini berkaitan dengan beberapa keuntungan dan kerugian.
Keuntungan:
1. Sangat sederhana dan daya tahan kuat ( konstruks9i hampir tidak pernah terjadi kerusakan, khususnya tipe squirelcage)
2. Harga relatif murah dan perawatan mudah.
3. Efisiensi tinggi. Pada kondisi berputar normal, tidak dibutuhkan sikat dan karenanya rugi daya yang diakibatkannya dapat dikurangi.
4. Tidak memerlukan starting tambahan dan tidak harus sinkron.
Kerugian:
1. Kecepatan tidak dapat berubah tanpa pengorbanan efisiensi.
2. Tidak seperti motor DC atau motor shunt, kecepatannya menurun seiring dengan tambahan beban.
3. Kopel awal mutunya rendah dibanding dengan motor DC shunt.



Kecepatan Motor Induksi

Motor induksi bekerja sebagai berikut listrik dipasok ke stator yang akan menghasilkan medan magnet. Medan magnet ini bergerak dengan kecepatan sinkron disekitar rotor. Arus rotor menghasilkan medan magnet kedua, yang berusaha untuk melawan medan magnet stator, yang menyebabkan rotor berputar. Walaupun begitu, didalam prakteknya motor tidak pernah bekerja pada kecepatan sinkron namun pada “kecepatan dasar” yang lebih rendah. Terjadinya perbedaan antara dua kecepatan tersebut disebabkan adanya “slip/geseran” yang meningkat dengan meningkatnya beban. Slip hanya terjadi pada motor induksi. Untuk menghindari slip dapat dipasang sebuah cincin geser atau slip ring, dan motor tersebut dinamakan “motor cincin geser atau slip ring motor”.



Persamaan berikut dapat digunakan untuk menghitung persentase slip atau geseran:

% Slip = (Ns – Nb)/Ns x 100

Dimana:
Ns = kecepatan sinkron dalam RPM
Nb = kecepatan dasar dalam RPM

VII. Motor DC (Arus Searah)
Motor DC atau arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung yang tidak langsung atau direct-unidirectional. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torsi yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas.
Motor DC mempunyai tiga komponen yaitu bisa dilihat dan dijelaskan pada gambar dibawah ini:

Gambar 7. Motor DC

• Kutub medan. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan.
• Dinamo. Bila arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Dinamo yang berbentuk silinder dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub, sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi. Jika hal ini terjadi, arusnya berbalik untuk merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo.
• Kommutator. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo. Kommutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya.




VIII. Jenis-Jenis Motor DC
Dalam pembahasan ini terdapat beberapa jenis motor DC diantaranya:
a. Motor DC sumber daya terpisah (Separately Excited), Jika arus medan dipasok dari sumber terpisah maka disebut motor DC sumber daya terpisah/separately excited.
b. Motor DC sumber daya sendiri (Self Excited: motor shunt). Pada motor shunt, gulungan medan (medan shunt) disambungkan secara paralel dengan gulungan dinamo (A) seperti diperlihatkan dalam gambar 4. Oleh karena itu total arus dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo.


Gambar 8. Karakteristik Motor DC Shunt

Berikut tentang kecepatan motor shunt:
• Kecepatan pada prakteknya konstan tidak tergantung pada beban (hingga torsi tertentu setelah kecepatannya berkurang, lihat Gambar 4) dan oleh karena itu cocok untuk penggunaan komersial dengan beban awal yang rendah, seperti peralatan mesin.
• Kecepatan dapat dikendalikan dengan cara memasang tahanan dalam susunan seri dengan dinamo (kecepatan berkurang) atau dengan memasang tahanan pada arus medan (kecepatan bertambah).

c. Motor DC daya sendiri: motor seri. Dalam motor seri, gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara seri dengan gulungan dinamo (A). Oleh karena itu, arus medan sama dengan arus dinamo.

Berikut tentang kecepatan motor seri:
• Kecepatan dibatasi pada 5000 RPM.
• Harus dihindarkan menjalankan motor seri tanpa ada beban sebab motor akan mempercepat tanpa terkendali.
Motor-motor seri cocok untuk penggunaan yang memerlukan torque penyalaan awal yang tinggi, seperti derek dan alat pengangkat hoist.


Gambar 9. Karakteristik Motor DC Seri.

d. Motor DC kompon atau gabungan
Motor Kompon DC merupakan gabungan motor seri dan shunt. Pada motor kompon, gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara paralel dan seri dengan gulungan dinamo (A). Sehingga, motor kompon memiliki torque penyalaan awal yang bagus dan kecepatan yang stabil. Makin tinggi persentase penggabungan (yaitu persentase gulungan medan yang dihubungkan secara seri), makin tinggi pula torque penyalaan awal yang dapat ditangani oleh motor ini. Contoh, penggabungan 40-50% menjadikan motor ini cocok untuk alat pengangkat hoist dan derek, sedangkan motor kompon yang standar (12%) tidak cocok.

Gambar 10. Karakteristik Motor DC Kompon

















IX. Kesimpulan
Dalam paper ini kita dapat mengetahui pengertian motor listrik yaitu sebuah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor listrik disini terdapat dua criteria yaitu motor listrik AC dan motor listrik DC. Motor listrik AC terdiri dari motor sinkron dan motor induksi. Sedangkan motor listrik DC terdiri dari motor DC sumber daya terpisah, motor DC smber daya sendiri, dan motor DC sumber daya kompon atau gabungan. Dalam paper ini juga dijelaskan mekanisme kerja motor listrik dan jenis-jenis motor listrik.

X. Penutup
Dalam pembahasan motor listrik ini dapat disimpulkan bahwa motor listrik itu memiliki banyak kegunaaan serta aplikasi-aplikasi motor listrik ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-sehari, yaitu dalam kehidupan rumah tangga maupun dalam bidang industri. Motor listrik terbagi dalam motor listrik AC dan motor listrik DC serta jenis-jenisnya. Akan tetapi tujuan dari pembahasan ini yaitu untuk mengetahui perkembangan tentang motor listrik yang telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat.

XI. Referensi
Dunia-listrik Blog. Motor Listrik. Blogspot; Jakarta
Rijono. Yon. Dasar Teknik Tenaga Listrik, Edisi revisi, Andi Yogyakarta; 2002
Wiki. Motor Listrik. Wikipedia; Jakarta
http://www.energyefficiencyasia.org

Senin, 14 Desember 2009

MENENTUKAN PARAMETER

MENENTUKAN PARAMETER
Parameter transformaor yang terdapat pada model rangkaian RC, XM, Rek, Xek, dapat ditentukan besarnya dengan dua macam pengukuran test yaitu pengukuran beban nol dan pengukuran hubungan singkat.

PENGATURAN TEGANGAN
Pengaturan tegangan suatu transformaor ialah perubahan tegangan sekunder antara beban nol dan beban penuh pada suatu faktor kerja tertentu dengan tegangan konstan.

KERJA PARALEL
Pertambahan beban pada suatu saat menghendaki adanya kerja parallel diantara transformator. Tujuan utama transformator adalah agar beban yang dipikul sebanding dengan kemampuan kVA masing-masing transformator hingga tidak terjadi pembebanan lebih dan pemanasan lebih.
Untuk maksud diatas diperlukan beberapa syarat yaitu:
1. Perbandingan tegangan harus sama
2. Polaritas transformator harus sama
3. Tegangan impedansi pada keadaan beban penuh harus sama

RUGI DAN EFISIENSI
Rugi Tembaga(Pcu) adalah rugi yang disebabkan arus beban mengalir pada kawat tembaga dapat ditulis sebagai: Pcu = I2R karena arus beban berubah-berubah sehingga rugi tembaga juga tidak konstan bergantung pada beban.
Rugi besi (PI) terdiri atas:
1. Rugi histerisis yaitu rugiyang disebabkan fluks bolak-balik pada inti besi.
2.Rugi “arus eddy” yaitu rugi yang disebabkan arus pusar pada inti besi.
Efisiensi adalah daya keluar dibagi dengan daya masuk atau sama dengan daya keluar dibagi dengan daya keluar ditambah sigma rugi dimana sigma rugi terdiri dari rugi tembaga dan rugi besi.

Zuhal, DASAR TEKNIK TENAGA LISTRIK dan ELEKTRONIKA DAYA, GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA,JAKARTA,1993.

TRANSFORMATOR

TRANSFORMATOR

Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu ataulenih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi-elektromagnet. Transformator digunakan secara luas baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam system tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh.
Berdasarkan frekuensinya transformator dikelompokan sebagai berikut:
1. frekuensi daya, 50 – 60 c/s
2. frekuensi pendengaran, 50 c/s – 20 kc/s
3. frekuensi radio, diatas 30 kc/s
Dalam bidang tenaga listrik pemakaian transformator dikelompokan menjadi:
1. transformator daya
2. transformator distribusi
3. transformator pengukuran yang terdiri dari transformator arus dan transformator tegangan.
Kerja transformator yang berdasarkan induksi-elektromagnet menghendaki adanya gandengan magnet antara rangkaian primer dan sekunder. Gandengan mgnet ini berupa inti besi tempat melakukan fluks bersama.

KEADAAN TRANSFORMATOR TANPA BEBAN
Bila kumparan primer suatu transformator dihubungkan dengan sumber tegangan V1 yang sunusoid akan mengalirlah arus primer I0 yang juga sinusoid dan dengan menganggap belitan N1 reakif murni, I0 akan tertinggal 900 dari V1. Arus primer I0 menimbulkan fluks yang sefasa dan juga berbentuk sunsoid.

ARUS PENGUAT
Arus primer yang mengalir pada saat kumparan sekunder tidak dibebani disebut arus penguat. Dalam kenyataannya arus primer bukanlah merupakan arus induktif murni, hingga ia terdiri dari dua komponen:
1. Komponen arus pemagnetan yang menghasilkan fluks. Karena sifat besi yang nonlinier maka arus pemagnetan dan juga fluks dalam kenyataanya tidak berbentuk sinusoid.
2. Komponen arus rugi tembaga IC, menyatakan daya yang hilang akibat adanya rugi hysteresis dan “arus eddy”. Arus rugi tembaga sefasa dengan V1, dengan demikian hasil perkaliannya ( IC x V1 ) merupakan daya yang hilang.

KEADAAN BERBEBAN
Apabila kumparan sekunder dihubungkan dengan beban ZL, I2 mengalir pada kumparan sekunder, dimana I2 = V2 / ZL dengan 2 = faktor kerja beban.

RANGKAIAN EKIVALEN
Dalam model rangkaian ekivalen yang dipakai untuk menganalisis kerja suatu transformator, adanya fluks bocor yang diunjukan sebagai reaktansi X1 dan X2. Sedang rugi tahanan ditunjukan dengan R1 dan R2.


Zuhal, DASAR TEKNIK TENAGA LISTRIK dan ELEKTRONIKA DAYA, GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA,JAKARTA,1993.